Badan Pusat Statistik

Provinsi DKI Jakarta

  • Sabtu,30 Agustus 2014
2010-07-01 09-45-02.jpg

3,75 Persen Penduduk DKI Jakarta Berada di Bawah Garis Kemiskinan

01 Juli 2011 16:12:00 - BRS - KEMISKINAN

admin    Kunjungan : 2015


Garis Kemiskinan (GK) tahun 2011 sebesar Rp 355.480 per kapita per bulan, lebih tinggi dibanding GK tahun 2010 yang sebesar Rp 331.169 per kapita per bulan. Kenaikan ini disebabkan kenaikan laju inflasi dibandingkan tahun sebelumnya. Inflasi tahunan pada bulan Maret 2010 sebesar 3,49 persen menjadi 5,95 persen pada bulan Maret 2011

Jumlah penduduk miskin (penduduk yang berada di bawah Garis Kemiskinan) di DKI Jakarta pada bulan Maret 2011 sebesar 363,42 ribu (3,75 persen). Dibandingkan dengan penduduk miskin pada bulan Maret 2010 yang berjumlah 312,18 ribu (3,48 persen), berarti jumlah penduduk miskin naik sebesar 51,24 ribu.

Komposisi Garis Kemiskinan menunjukkan bahwa Garis Kemiskinan Makanan sebesar Rp 229.147 (64,46 persen) dan Garis Kemiskinan Non-Makanan sebesar Rp 126.333 (35,54 persen).

Komoditi makanan yang berpengaruh besar terhadap nilai Garis Kemiskinan adalah beras, rokok kretek filter, daging ayam ras dan telur ayam ras. Komoditi Non-Makanan yang berpengaruh besar terhadap nilai Garis Kemiskinan adalah biaya perumahan dan listrik, pemeliharaan kesehatan, dan pendidikan.

Keadaan tahun 2011 dibanding dengan keadaan tahun 2010

  1. Angka kemiskinan (P0) naik 0,26 poin dari 3,48 persen menjadi 3,75 persen.
  2. Rata-rata kesenjangan pengeluaran penduduk miskin terhadap garis kemiskinan (P1) sedikit mengalami kenaikan dari 0,45 menjadi 0,60.
  3. Ketimpangan pengeluaran penduduk miskin (P2) relatif tidak berubah yaitu dari 0,11 menjadi 0,15.

Klik disini untuk download

Flash SP2010

Kegiatan BPS - 2014


    Website BPS Kab/Kota


    Website BPS-RI


    Galeri Foto

    Foto Peresmian Gedung Baru BPS Prov DKI Jakarta